Rangkuman Informatika bab 1
1. Apa dan
Mengapa Perlu Belajar Informatika?
Informatika adalah bidang ilmu mengenai studi, perancangan,
dan
pembuatan sistem komputasi, serta prinsip-prinsip yang
menjadi dasar
perancangan tersebut. Komputasi adalah ilmu yang berkaitan
dengan
pemodelan matematika dan penggunaan komputer untuk
menyelesaikan
masalah-masalah sains. Istilah informatika sepadan dengan
istilah dalam
bahasa Inggris informatics, computing, atau computer
science.
Informatika mencakup pemodelan dari komputasi dan
aplikasinya dalam
pengembangan Sistem Komputer.
Landasan berpikir untuk belajar Informatika dinamakan
berpikir komputasional. Berpikir komputasional ini merupakan
suatu kerangka dan proses berpikir yang mencakup perangkat
keras, perangkat
lunak, dan menalar mengenai sistem dan persoalan. Modal
berpikir ini didukung
dan dilengkapi dengan pengetahuan
teoretis dan praktis, serta teknik untuk menganalisis,
memodelkan, dan
menyelesaikan persoalan. Siswa yang belajar informatika akan
mendalami
bagaimana suatu “sistem komputasional” berfungsi, baik yang
mengandung
komputer maupun tidak.
Setelah melalui perkembangan lebih dari 20 tahun,
Informatika telah
menjadi salah satu disiplin ilmu yang saat ini sudah berdiri
sendiri. Informatika
dapat dipandang sebagai sebuah cabang ilmu yang tersendiri
karena membawa
seseorang ke suatu cara berpikir yang unik dan berbeda dari
bidang ilmu
lainnya (computational thinking), sudah tahan lama (ide dan
konsepnya sudah
berusia 20 tahun atau lebih, dan masih terpakai sampai
sekarang), dan setiap
prinsip inti dapat diajarkan tanpa bergantung pada teknologi
tertentu.
Semula, Informatika hanya diajarkan di tingkat perguruan
tinggi. Sekarang,
di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, informatika
sudah mulai
diajarkan di tingkat pendidikan dini, dasar, dan menengah.
Saat ini, manusia hidup di era digital yang sering disebut
Industrusti 4.0
Dunia yang seperti ini menjadi makin cepat berubah, banyak hal menjadi
tidak pasti, persoalan yang dihadapi manusia makin rumit,
dan beragam
cara untuk melakukan hal yang sama. Sebagai contoh, dulu
orang harus
pergi ke toko atau ke pasar untuk berbelanja. Penjual juga
harus mempunyai
bangunan kios atau toko. Pemilik toko mempekerjakan pegawai
untuk
mengurus gudang, menjadi kasir, dan menangani berbagai
pekerjaan lain.
Pembeli juga harus membawa uang tunai untuk membayar.
Sekarang, orang
bisa berbelanja dari rumah. Penjual juga bisa berjualan dari
rumah tanpa
perlu memiliki bangunan kios atau toko. Pembeli tidak harus
mengambil
uang di bank untuk membayar barang yang dibelinya karena
bisa membayar
dengan menggunakan uang digital. Contoh lain juga bisa kita
temukan atau
kita alami sendiri. Pembelajaran daring selama masa pandemi
adalah salah
satunya. Di dunia industri, lebih banyak lagi hal yang kini
dilakukan dengan
bantuan teknologi komputer. Segala sesuatu diselesaikan
secara otomatis
karena sudah ada robot-robot yang mampu mengerjakan
pekerjaan rutin yang
berulang-ulang. Cara orang melakukan kegiatan menjadi
berubah karena
teknologi komputer dan internet yang dimanfaatkan di bidang.
Comments
Post a Comment